Yah....... banyak jalan menuju Roma, begitu kata pepatah yang sering aku dengar dari kecil sampai tua begini. Maksud dari kalimat itu memang kita tahu, tetapi benarkah banyak jalan untuk mencapai tujuan sama dengan halnya 'menghalalkan segala cara' ?
Demi kepentingan pribadi dan segilintir anggota kelompok, suatu pemimpin negeri seperti tega menggusur tradisi dan coba melawan budaya, demi satu kata yang di yakini sebagai satu "perubahan". Lalu seperti apa perubahan yang ditawarkan, apakah itu berpihak kepada rakyat atau hanya lelucon lama tentang memakmurkan para petinggi dan penguasa.
Hidup ini memang banyak resiko, jalan yang sulit dipercaya akan mendapat hasil yang baik diakhir dan sebaliknya..... tapi maaf , nasib itu bukan hitung-hitungan matematika, banyak koefisien yang harus dan ikut menentukan. Seperti juga aku ini, ku berhitung dengan angka dan sedikit keyakinan bahwa akankah jalan damai yang aku tawarkan bukan satu satunya jalan untuk menyelesaikan masalah ini. Atau.... aku harus ambil jalan pintas untuk singkirkan satu persatu masalah yang ada, yang selama ini mengekang erat kaki bagai rantai gajah mencengkram kaki kuat nya.
Dan seperti judul coretan bodoh ini .......akan kah ada lagi orang yang cinta damai dan memilih gencatan senjata serta duduk sejajar seraya bicara mengenai perubahan .... bukan PEPERANGAN
Jalan Menuju MU

Rindu saya dengan suasana seperti ini, dimana bising hilir mudik kendaraan serta ramai orang berteriak tawar menawar tak terdengar lagi dalam bathin ini.
Semua hening, sehening mushola kecil di ruang atas yang jarang aku kunjungi...yah berdosakah saya ? ... sepertinya mabuk dunia aku dibuatnya .... aku terperdaya dan seakan semakin jauh meninggalkan NYA ..... Bukan, bukan maksudku seperti itu .... dihela nafas setengah-setengah, berpacu kami dengan harga dan biaya hidup yang semakin menggila.... Ampuni hamba ya.. Sang Mulia ...
Diantara ramai luka dan derita, aku selalu coba utk mengerti segalanya ..... beri aku kekuatan .... beri aku keberanian, beri aku akal untuk mengingat jalan ku untuk kembali ....Jalan yang rindang dengan semilir angin, sejuk dan rimbun akan doa, yah ..... dimanakan jalan itu ?
Bila kering kerontang ramadhan tak mampu membuat ku rindu akan air Mu, maka berilah petunjuk MU.
Boest , Medio Ramadhan Sept 08
Foto by boest, model Wanda, Aryo dan friends
Looking for something
Sementara setumpuk permasalahan ada si kepala, aku masih saja tak mau beranjak menyelesaikannya. Aku mulai lelah dengan rutinitas, aku mulai tunduk dalam lesu, seakan aku butuh energi baru untuk bangkit dan lari meninggalkan ini semua.
Dalam jiwa gundah gulana, aku kembali menertawakan diri ku sendiri, mengapa aku takut dan semakin terjepit dalam ke tidak pastian dan kekhawatiran. Tertawaku makin menjadi setelah kusadari ini bukan baru pertama kali aku sadar, bahwa aku ini terlalu menggurui sang waktu.
Ku pejamkan sejenak mata ku, sekedar melupakan apa yang aku lihat dari detik pertama aku ada disini. Bayanganku menarik perhatian, dalam kosong gelap retina mata aku mampu melihat secercah harap di muka. Segumpal asa terselib ada ........ apakah ada disana kau bahagia ?
Yah .... dimana kah engkau bahagia ? di luas tanah padang rumput ilalang, di jauh mata sinar dunia, di tinggi cerah langit senja atau sembunyi dalam lubuk hati yang selalu resah ?
langkahkan kaki ini menujunya, hingga tak sia-sia setiap langkah kubuang percuma .....
Andai aku tahu semua rahasia....mungkin aku tak lagi perlu mencari mu "bahagia"....
Boest medio Ramadhan 08
Dalam jiwa gundah gulana, aku kembali menertawakan diri ku sendiri, mengapa aku takut dan semakin terjepit dalam ke tidak pastian dan kekhawatiran. Tertawaku makin menjadi setelah kusadari ini bukan baru pertama kali aku sadar, bahwa aku ini terlalu menggurui sang waktu.
Ku pejamkan sejenak mata ku, sekedar melupakan apa yang aku lihat dari detik pertama aku ada disini. Bayanganku menarik perhatian, dalam kosong gelap retina mata aku mampu melihat secercah harap di muka. Segumpal asa terselib ada ........ apakah ada disana kau bahagia ?
Yah .... dimana kah engkau bahagia ? di luas tanah padang rumput ilalang, di jauh mata sinar dunia, di tinggi cerah langit senja atau sembunyi dalam lubuk hati yang selalu resah ?
langkahkan kaki ini menujunya, hingga tak sia-sia setiap langkah kubuang percuma .....
Andai aku tahu semua rahasia....mungkin aku tak lagi perlu mencari mu "bahagia"....
Boest medio Ramadhan 08
Apakah aku tersesat ?
Ehm ..... belakang ini muncul pertanyaan dalam hati, apakah yang telah aku jalani selama ini adalah bukan jalan yang ku cari ? pertanyaan itu selalu terbayang sesaat duduk didepan meja kantor dan berhadapan dengan komputer yang mungkin bosan aku manfaatkan kecangihannya.
Selintas ku lupakan pikiran itu, tapi semakin ku abaikan semakin keras teriak tak puas dari bathin relung hati ku. Yah ..... aku sadari ini bukan diri ku, ini bukan aku yang sesungguhnya, ini fatamorgana semu yang banyak di cari orang lain tapi mungkin bukan aku.
Menapak karier dalam bidang yang tidak pernah ku impikan, kuharap aku mampu mencintainya, ku pendam rasa cinta semoga aku tak sia membuang masa. Aku di sini yah aku masih dan tetap di sini, seolah terlena dan semakin tersesat dalam lembah pencarian jati diri dan kehausan sang hati.
Tapi kembali potret keluarga dalam memory HP goyahkan lamunan dan impianku, apakah aku juga membuat mereka (orang2 yg ku sayangi) ikut tersesat ? semoga tidak, dan seandainya iya, tolong bantu aku kembali temukan jalan yang benar, untuk hati dan jiwa yang kosong ini.
Kekhawatiran terlalu merajai hari dan masa depan, membuat aku seolah berfikir 1000 kali untuk balik arah mencari jalan yang benar....... sampai kapan aku mampu memutar haluan, apakan besok, lusa, atau 10 tahun lagi , aku tak tahu.... tapi aku yakini, bahwa benar aku memang tersesat !!!!
Boest medio Ramadhan Sept 08
Selintas ku lupakan pikiran itu, tapi semakin ku abaikan semakin keras teriak tak puas dari bathin relung hati ku. Yah ..... aku sadari ini bukan diri ku, ini bukan aku yang sesungguhnya, ini fatamorgana semu yang banyak di cari orang lain tapi mungkin bukan aku.
Menapak karier dalam bidang yang tidak pernah ku impikan, kuharap aku mampu mencintainya, ku pendam rasa cinta semoga aku tak sia membuang masa. Aku di sini yah aku masih dan tetap di sini, seolah terlena dan semakin tersesat dalam lembah pencarian jati diri dan kehausan sang hati.
Tapi kembali potret keluarga dalam memory HP goyahkan lamunan dan impianku, apakah aku juga membuat mereka (orang2 yg ku sayangi) ikut tersesat ? semoga tidak, dan seandainya iya, tolong bantu aku kembali temukan jalan yang benar, untuk hati dan jiwa yang kosong ini.
Kekhawatiran terlalu merajai hari dan masa depan, membuat aku seolah berfikir 1000 kali untuk balik arah mencari jalan yang benar....... sampai kapan aku mampu memutar haluan, apakan besok, lusa, atau 10 tahun lagi , aku tak tahu.... tapi aku yakini, bahwa benar aku memang tersesat !!!!
Boest medio Ramadhan Sept 08
Kembang Merdeka
Genap 63 tahun negeri ini telah merdeka, entah termasuk tua atau masih balita untuk ukuran suatu negara dengan usia seperti ini. Kalau mau di katakan tua, harusnya negeri ini sudah mampu untuk tampil di muka dan menjadi bagian negara maju di dunia, tapi dengan usia 63 mengapa kita hanya bisa seolah 'jalan ditempat saja'. Tidak pernah ada prestasi gemilang dari pemerintah, gak pernah ada kebijakan yang tanpa pro-kontra, dan hampir tak ada lagi yang bisa di banggakan dari negri tercinta ini.
Ehm......(menarik nafas panjang aku....!!!) Apa apa serba susah di negara merdeka ini, dari sandang, pangan, biaya hidup sampai hal terpenting ; pendidikan dan kesehatan seolah menjadi barang mewah yang tidak bisa disentuh pada kaum hina ......tak usah punya khayalan-lah pendidikan dan kesehatan jadi barang gratis di negeri ini, karena jangankan kesehatan, nyawa pun seolah tiada harganya di sini.
Berita di koran tentang compang-campingnya negara ini seolah tiada henti !!!! dari berita koruptor, teroris, perampokan, pembunuhan, perkosaan dan pelecehan sampai berita tentang lumpur lapido (yang tidak tahu gimana penyelesaiannya) terus merendam Sidoarjo dan sekitarnya ..... yah mungkin ini yang menacap dalam hati.... sampai kapan Pemerintah kita peduli dan menyelesaikan semuanya dengan pasti !!!
Buta kah kau para pemimpin ??? tulikah kau para penguasa ??? di kebirikah kau para politisi ??? .............. negeri ini sedang lara, mana nurani mu !!! mana fanatisme Merah putih dalam dada mu, mana sumbangsih mu untuk negera mu !!! Kamu hanya pandai mencuap, kamu hanya pandai menyuap, kamu hanya pandai membodohi, dan akhirnya sampai kapan pun negeri ini tak akan pernah sembuh dari laranya !!!! tak tergugahkah engkau ???
Bosan rasanya dengar pidato kenegaraan di pesta 17-an.... yang seolah negeri ini fine-fine saja, yang seolah everything under control here .... tapi coba turun dari mobil mewah mu !!!! lihat rakyat mu !!!! lihat apa yang mereka mampu !!!! banyak diantar kami hanya mampu makan 3 - 4 kali dalam seminggu !!! Lihat !!!! Dengar !!! dan Rasakan !!!!
Tulisan emosional ini memang untuk saya pribadi,
tak peduli kau tak suka
yang penting kita tetap satu kata : KITA CINTA INDONESIA....
Boest, medio Agustus08
Ehm......(menarik nafas panjang aku....!!!) Apa apa serba susah di negara merdeka ini, dari sandang, pangan, biaya hidup sampai hal terpenting ; pendidikan dan kesehatan seolah menjadi barang mewah yang tidak bisa disentuh pada kaum hina ......tak usah punya khayalan-lah pendidikan dan kesehatan jadi barang gratis di negeri ini, karena jangankan kesehatan, nyawa pun seolah tiada harganya di sini.
Berita di koran tentang compang-campingnya negara ini seolah tiada henti !!!! dari berita koruptor, teroris, perampokan, pembunuhan, perkosaan dan pelecehan sampai berita tentang lumpur lapido (yang tidak tahu gimana penyelesaiannya) terus merendam Sidoarjo dan sekitarnya ..... yah mungkin ini yang menacap dalam hati.... sampai kapan Pemerintah kita peduli dan menyelesaikan semuanya dengan pasti !!!
Buta kah kau para pemimpin ??? tulikah kau para penguasa ??? di kebirikah kau para politisi ??? .............. negeri ini sedang lara, mana nurani mu !!! mana fanatisme Merah putih dalam dada mu, mana sumbangsih mu untuk negera mu !!! Kamu hanya pandai mencuap, kamu hanya pandai menyuap, kamu hanya pandai membodohi, dan akhirnya sampai kapan pun negeri ini tak akan pernah sembuh dari laranya !!!! tak tergugahkah engkau ???
Bosan rasanya dengar pidato kenegaraan di pesta 17-an.... yang seolah negeri ini fine-fine saja, yang seolah everything under control here .... tapi coba turun dari mobil mewah mu !!!! lihat rakyat mu !!!! lihat apa yang mereka mampu !!!! banyak diantar kami hanya mampu makan 3 - 4 kali dalam seminggu !!! Lihat !!!! Dengar !!! dan Rasakan !!!!
Tulisan emosional ini memang untuk saya pribadi,
tak peduli kau tak suka
yang penting kita tetap satu kata : KITA CINTA INDONESIA....
Boest, medio Agustus08
Perubahan
Sudah lama rasanya blog ini tanpa tambahan tulisan !!!!
Mungkin karena saya sibuk dan terlalu lelah untuk sekedar berbagi cerita dengan pembaca, tapi dari dalam bilik pikir ada setumpuk rindu untuk menulis.... ya menulis apa yang sedang saya rasakan dan saya alami.
Perubahan memang sedang saya alami, dari rotasi pekerjaan (yang tidak jelas maksud dan tujuannya) sampai pada perubahan pola hidup secara letak kantor yang sangat jauh menyita sebagian energi saya. Tetapi semua saya percaya ada hikmah di dalamnya.
Mungkin hikmah terbesar adalah bertambahnya pengalaman dan perubahan iklim kerja yang secara langsung atau tidak langsung membuat saya harus mengubah semua pola hidup yang telah saya jalani hampir 10 tahun lalu. Dari mulai berangkat kerja, kesibukan dan keaneka ragaman masalah membuat saya kaya akan pengalaman dan membentuk suatu pribadi yang selalu berusaha bersyukur dan mampu berkata "cukup" untuk kehidupan.
Tapi dunia memang selalu berputar, dan tak tahu kapan akan berhenti........ akhirnya saya sadari sepenuhnya bahwa PERUBAHAN akan selalu datang, entah kita siap atau tidak, entah diarahakan atau tidak, entah hasilnya positif atau negatif, yang pasti HADAPI SAJA, karena saya bukan pengecut dan yang pengecut hanya CECURUT !!!!!
Boest, medio Aug2008
Mungkin karena saya sibuk dan terlalu lelah untuk sekedar berbagi cerita dengan pembaca, tapi dari dalam bilik pikir ada setumpuk rindu untuk menulis.... ya menulis apa yang sedang saya rasakan dan saya alami.
Perubahan memang sedang saya alami, dari rotasi pekerjaan (yang tidak jelas maksud dan tujuannya) sampai pada perubahan pola hidup secara letak kantor yang sangat jauh menyita sebagian energi saya. Tetapi semua saya percaya ada hikmah di dalamnya.
Mungkin hikmah terbesar adalah bertambahnya pengalaman dan perubahan iklim kerja yang secara langsung atau tidak langsung membuat saya harus mengubah semua pola hidup yang telah saya jalani hampir 10 tahun lalu. Dari mulai berangkat kerja, kesibukan dan keaneka ragaman masalah membuat saya kaya akan pengalaman dan membentuk suatu pribadi yang selalu berusaha bersyukur dan mampu berkata "cukup" untuk kehidupan.
Tapi dunia memang selalu berputar, dan tak tahu kapan akan berhenti........ akhirnya saya sadari sepenuhnya bahwa PERUBAHAN akan selalu datang, entah kita siap atau tidak, entah diarahakan atau tidak, entah hasilnya positif atau negatif, yang pasti HADAPI SAJA, karena saya bukan pengecut dan yang pengecut hanya CECURUT !!!!!
Boest, medio Aug2008
Bertambah Umur
Ehm ............. hari ini bertambah satu usia, artinya berkurang sudah 1 tahun kedepan masa penantian bertemu dengan Tuhan. Sedih, senang, haru, jadi satu dan kejutan terindah dalam hidup laksana tercipta hari ini. Tuhan kirim aku seorang isteri yang sangat mencintai aku, dan titipkan aku 2 anak manusia yang ganteng dan cantik, yang hampir membuat hidup ini terasa sempurna dan indah.
Memang gak ada yang berubah di hari ini, semua berjalan seperti taat pada jalur nya. Gak ada ledakan emosi yang meninggi, yang ada airmata bahagia dan mungkin itu ucapan terima kasih untuk Tuhan atas segala nikmatnya.
Sadar aku semakin tua harus makin dewasa, sebelah hati hati ku pun berbisik, jangan pernah siakan waktu tersisa, beri untuk Tuhanmu, keluargamu, dan orang-orang yang kamu cintai di sekelilingmu.
Dan untuk isteri ku tercinta, terima kasih telah setia dan sabar memberi cinta tanpa harap balas, menabur senyum suka dan menyimpan tangis duka untuk ku dan keluarga kita.....
Tanpa itu semua niscaya aku bukan siapa-siapa.
Memang gak ada yang berubah di hari ini, semua berjalan seperti taat pada jalur nya. Gak ada ledakan emosi yang meninggi, yang ada airmata bahagia dan mungkin itu ucapan terima kasih untuk Tuhan atas segala nikmatnya.
Sadar aku semakin tua harus makin dewasa, sebelah hati hati ku pun berbisik, jangan pernah siakan waktu tersisa, beri untuk Tuhanmu, keluargamu, dan orang-orang yang kamu cintai di sekelilingmu.
Dan untuk isteri ku tercinta, terima kasih telah setia dan sabar memberi cinta tanpa harap balas, menabur senyum suka dan menyimpan tangis duka untuk ku dan keluarga kita.....
Tanpa itu semua niscaya aku bukan siapa-siapa.
Langganan:
Postingan (Atom)