headerphoto

Kembang Merdeka

Genap 63 tahun negeri ini telah merdeka, entah termasuk tua atau masih balita untuk ukuran suatu negara dengan usia seperti ini. Kalau mau di katakan tua, harusnya negeri ini sudah mampu untuk tampil di muka dan menjadi bagian negara maju di dunia, tapi dengan usia 63 mengapa kita hanya bisa seolah 'jalan ditempat saja'. Tidak pernah ada prestasi gemilang dari pemerintah, gak pernah ada kebijakan yang tanpa pro-kontra, dan hampir tak ada lagi yang bisa di banggakan dari negri tercinta ini.

Ehm......(menarik nafas panjang aku....!!!) Apa apa serba susah di negara merdeka ini, dari sandang, pangan, biaya hidup sampai hal terpenting ; pendidikan dan kesehatan seolah menjadi barang mewah yang tidak bisa disentuh pada kaum hina ......tak usah punya khayalan-lah pendidikan dan kesehatan jadi barang gratis di negeri ini, karena jangankan kesehatan, nyawa pun seolah tiada harganya di sini.

Berita di koran tentang compang-campingnya negara ini seolah tiada henti !!!! dari berita koruptor, teroris, perampokan, pembunuhan, perkosaan dan pelecehan sampai berita tentang lumpur lapido (yang tidak tahu gimana penyelesaiannya) terus merendam Sidoarjo dan sekitarnya ..... yah mungkin ini yang menacap dalam hati.... sampai kapan Pemerintah kita peduli dan menyelesaikan semuanya dengan pasti !!!

Buta kah kau para pemimpin ??? tulikah kau para penguasa ??? di kebirikah kau para politisi ??? .............. negeri ini sedang lara, mana nurani mu !!! mana fanatisme Merah putih dalam dada mu, mana sumbangsih mu untuk negera mu !!! Kamu hanya pandai mencuap, kamu hanya pandai menyuap, kamu hanya pandai membodohi, dan akhirnya sampai kapan pun negeri ini tak akan pernah sembuh dari laranya !!!! tak tergugahkah engkau ???

Bosan rasanya dengar pidato kenegaraan di pesta 17-an.... yang seolah negeri ini fine-fine saja, yang seolah everything under control here .... tapi coba turun dari mobil mewah mu !!!! lihat rakyat mu !!!! lihat apa yang mereka mampu !!!! banyak diantar kami hanya mampu makan 3 - 4 kali dalam seminggu !!! Lihat !!!! Dengar !!! dan Rasakan !!!!

Tulisan emosional ini memang untuk saya pribadi,
tak peduli kau tak suka
yang penting kita tetap satu kata : KITA CINTA INDONESIA....

Boest, medio Agustus08

Perubahan

Sudah lama rasanya blog ini tanpa tambahan tulisan !!!!
Mungkin karena saya sibuk dan terlalu lelah untuk sekedar berbagi cerita dengan pembaca, tapi dari dalam bilik pikir ada setumpuk rindu untuk menulis.... ya menulis apa yang sedang saya rasakan dan saya alami.

Perubahan memang sedang saya alami, dari rotasi pekerjaan (yang tidak jelas maksud dan tujuannya) sampai pada perubahan pola hidup secara letak kantor yang sangat jauh menyita sebagian energi saya. Tetapi semua saya percaya ada hikmah di dalamnya.

Mungkin hikmah terbesar adalah bertambahnya pengalaman dan perubahan iklim kerja yang secara langsung atau tidak langsung membuat saya harus mengubah semua pola hidup yang telah saya jalani hampir 10 tahun lalu. Dari mulai berangkat kerja, kesibukan dan keaneka ragaman masalah membuat saya kaya akan pengalaman dan membentuk suatu pribadi yang selalu berusaha bersyukur dan mampu berkata "cukup" untuk kehidupan.

Tapi dunia memang selalu berputar, dan tak tahu kapan akan berhenti........ akhirnya saya sadari sepenuhnya bahwa PERUBAHAN akan selalu datang, entah kita siap atau tidak, entah diarahakan atau tidak, entah hasilnya positif atau negatif, yang pasti HADAPI SAJA, karena saya bukan pengecut dan yang pengecut hanya CECURUT !!!!!

Boest, medio Aug2008

Bertambah Umur

Ehm ............. hari ini bertambah satu usia, artinya berkurang sudah 1 tahun kedepan masa penantian bertemu dengan Tuhan. Sedih, senang, haru, jadi satu dan kejutan terindah dalam hidup laksana tercipta hari ini. Tuhan kirim aku seorang isteri yang sangat mencintai aku, dan titipkan aku 2 anak manusia yang ganteng dan cantik, yang hampir membuat hidup ini terasa sempurna dan indah.

Memang gak ada yang berubah di hari ini, semua berjalan seperti taat pada jalur nya. Gak ada ledakan emosi yang meninggi, yang ada airmata bahagia dan mungkin itu ucapan terima kasih untuk Tuhan atas segala nikmatnya.

Sadar aku semakin tua harus makin dewasa, sebelah hati hati ku pun berbisik, jangan pernah siakan waktu tersisa, beri untuk Tuhanmu, keluargamu, dan orang-orang yang kamu cintai di sekelilingmu.

Dan untuk isteri ku tercinta, terima kasih telah setia dan sabar memberi cinta tanpa harap balas, menabur senyum suka dan menyimpan tangis duka untuk ku dan keluarga kita.....
Tanpa itu semua niscaya aku bukan siapa-siapa.

Sang Masa

Demi waktu ..... sesungguhnya kita sedang berada dalam kerugian bila kita gak bisa memilah waktu yang di berikan Tuhan. Dan waktu jua lah yang merupakan sumber daya yang terbatas yang tidak pernah kita pikirkan bagaimana mengelolanya.

Waktu yang 24 jam Tuhan berikan serasa kurang bila itu untuk kepentingan dunia, pekerjaan, cinta, cita dan ke summigrahan dunia fana. Seakan cepat sekali detik berganti menit, berganti hari, berganti bulan, dan berganti tahun..... dan secara kita sadari kita sudah semakin tua dan semakin mendekati batas kontrak hidup kita di dunia.

Adakah rasa menyesal untuk yg telah kita perbuat? adakah kita sadari banyak waktu kita yang kita buang percuma, atau sebaliknya apakah sudah cukup baik dan berguna waktu yang selama ini kita habiskan di dunia? Semua pertanyaan ini untuk diri saya pribadi, dan jawaban ...maaf...tak bisa saya utarakan di sini....

Tapi saya mengakui memang masih jauh dari orang beruntunglah saya, karena saya lebih mementingkan waktu untuk dunia dengan segala pesonanya, dibanding waktu untuk Tuhan sang maha penguasa. Dan seandainya masih ada waktu tersisa, niscaya akan ku beri semua cinta untuk mu sang Mulia.

Persetan dengan Kau !!! Aku sedang Jatuh Cinta

Judulnya mungkin terlalu extreme ..... tapi mudah-mudahan apa yang aku maksud jatuh cinta di sini bermakna positif untuk kita semua.

Seperti rusa merindukan air, mungkin seperti itu gambaran bila kita sedang jatuh cinta. Gak peduli panas gak peduli hujan, bila waktunya untuk bertemu semua dianggap bukan rintangan. Masa itu memang masa paling manis..... masa dimana seakan gak ada tempat dan waktu untuk saling beradu pendapatan dan bersitenggang. Semua madu dunia terasa nikmat berdua.

Begitupun aku.... ya ...sekarang aku sedang jatuh cinta........ terhadap duniaku, terhadap mimpi-mimpi ku, terhadap hobby-hobby ku.... dan yang paling penting saat ini aku sedang jatuh cinta untuk menulis lagi.

Kalo cinta katanya buta, maka aku pun merasa demikian. Ingin ku butakan mataku hingga aku tidak bisa melihat kenyataan yang ada, ingin rasanya aku 'melihat' dalam kebutaan cinta, tapi sejenak ku buka mata, tak sanggup rasanya melihat indah cinta.

Banyak halangan dan rintangan di hadapan yang ingin memupuskan cinta ini, tapi getir bathin lebih ingin ku menangi...... aku akan tetap seperti ini, walau orang lain mencaci maki.....
dan seperti kata ku di pembuka tadi ....'persetan dengan Kau...!!!! Aku sedang jatuh cinta.'

Emansipasi VS Ekspoitasi

Emansipasi adalah persamaan hak wanita dan pria, dan semua kita tahu ini adalah hasil dari perjuangan Ibu Kartini yang konon berjuang untuk kemajuan kaum wanita. Dan hari ini, kita pun memperingatinya lagi, lebih kesimbolik dan tanpa makna karena cuma anak TK dan SD saja yang merasa keriaanya, sekedar berbusana daerah dan berbaris menyanyikan lagu "ibu kita Kartini, putri sejati, putri Indonesia harum namanya ..........."

Hasil perjuangan itu sudah kita sama rasakan saat ini, banyak posisi yang dulunya hanya di dominasi kaum pria, sekarang ganti di duduki oleh kaum hawa .... dari sopir Bis, kondektur, Direktur, sampai Presiden pun pernah kita di pimpin oleh seoerang Wanita.

Belakangan saya pribadi melihat suatu bias dari hasil perjuangan Kartini, saya perhatikan banyak sekali sekarang kaum wanita yang bekerja di kantoran hanya untuk duduk dipajang, pakai rok mini dan baju seksi kerja nya pun cuma ketawa-ketiwi, temani boss makan siang dan ketemu kerabat bisnis .... mengatasnamakan Emansipasi dalam bekerja, mereka tak sadar telah di eksploitasi oleh kaum lelaki.

Inikah yang namanya emansipasi, Ibu kerja di kantor sementara Bapak masak dan menunggu anak di rumah ....? saya rasa pemikiran Ibu Kartini tidak sepicik dan sesempit ini... Sadar kah kita masing-masing menempatkan diri..... tanpa perlu menggurui, memang jaman yang memaksa kami untuk seperti ini.

Habis gelap terbitlah terang, semoga perjuangan Kartini tidak sia-sia.
Wanita ada dari tulang rusuk pria, untuk itu ia seharusnya tetap disamping dan berdiri berdampingan dengan pria...... tanpa maksud anti wanita, semoga mereka mengerti semua.

Melepaskan Genggaman

Pernah merasa bosan ? ..... dengan keadaan , dengan rutinitas, dengan hari-hari atau mungkin dengan kehidupan....? Aku yakini kalian dan kita semua pasti pernah mengalaminya. Rasa bosan itu datang dan sekejap saja merusak suasana hati menjadi kelabu dan hampir membiru.

Pernah suatu saat, aku coba berlari dari rasa yang membebani diri, mencoba utk mengelak dari kata bosan..... geliat raga dapat aku pendam , tapi geliat rasa tak akan mungkin. Kejenuhan mencari dan menunggu sesuatu yang tidak pasti menambah derita bathinku.

Untungnya sebait kalimat sang bunda terus melekat di dada....'jangan kau genggam semua, lepaskan dan niscaya akan ada asa baru' ............. sedikit namun begitu dalam artinya.

Jika kau genggam erat cintamu, niscaya cinta itu tak bisa tumbuh....
Jika kau genggam erat hartamu, niscaya harta itu tak akan bertambah....
Jika kau genggam erat citamu, niscaya tak akan sampai cita mu.....

Maka lepaskan saja semuanya, biar hari dan waktu yang mengurai... biar semua terang datang dalam jiwa , hingga kau sadar kau tak punya apa-apa.